6 Langkah Mengemas Barang ala Ratna

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Setelah setahun lebih melatih Pramuka,akhirnya rencana untuk berkemah terealisasi.Sebulan lalu pembina OSIS menyampaikan kalau di pertengahan bulan November akan ada fieldtrip yang dikemas dalam kegiatan kepramukaan.perasaan saya?antara senang dan 'yassalam acaranya nanti kayak apa'
tiba-tiba saya panik,kenapa???

Saya punya alasan kenapa saya mendadak panik padahal berkemah bukan hal baru buat saya.pertama,disekolah seharusnya ada dua pelatih,putra dan putri tapi beberapa waktu sebelumnya dengan ajaib pelatih putra tidak lagi datang melatih.solusi?saya harus mengajak seorang teman tentunya dengan iin dari pembina osis,dan syukurnya hal ini dibolehkan...sujud syukur.Rencananya kami akan berangkat tanggal 17 November dan pulang tanggal 18 november,lokasi berkemahnya sendiri dipilih di kabupaten Bantaeng,Loka Camp.

Setelah urusan remeh temeh soal fieldtrip dan berkemah beres,pagi tadi saya mulai menyelesaiakn apa yang bisa saya selesaikan sebelum berangkat.Kegiatan berkemah kali ini cuman semalam waktu yang cukup singkat mengingat lokasinya yang cukup jauh dari  makassar,sepertinya akan lama di jalan saja.Meski hanya semalam saya cukup kewalahan untuk packing (mengemas) barang-barang pribadi yang akan saya bawa,wajarlah seingat saya,terakhir berkemah jauh dan lama ya di tahun 2011 itu,waktu ada kegiatan PNPPT.

Buat sebagian orang mengemas barang bawaan ketika akan bepergian bukan hal yang menyulitkan,tinggal pilih pakean dan perintilannya masukkan kedalam tas,beres deh.
Untuk saya yang tidak suka ribet tapi kenyataanya malah sangat amat ribet ini harus benar-benar selektif memilih barang bawaan dan berusaha untuk tidak terlupa membawa 'entah apapun itu'.
mungkin ada yang setipe dengan saya,yang tiap kali kemana-mana selalu merasa ingin memindahkan isi kamar kedalam satu tas ransel saja,hahaha

nah mungkin tips dari saya ini bisa bermanfaat :



#1 Buat Daftar
Biasanya setelah tahu tujuan perjalanan dan berapa lama,hal pertama yang saya lakukan adalah membuat catatan yang isinya daftar barang apa saja yang mungkin saya butuhkan selama bepergian.kenapa mesti ditulis?karena biar gampang untuk mengecek ulang barang apa yang sudah ada atau belum ada.ini buat saya penting apa lagi kalau ada 'pesanan khusus'


#2 Kumpulkan Barang
Setelah mencatat dalam satu daftar barang apa saja yang kira-kira perlu dibawa,waktunya mengumpulkan barang-barang tadi,saran saya letakkan semua barang di satu tempat.tidak apa menumpuk asalkan ada di satu tempat ini mengurangi resiko ada barang yang terlewatkan.


#3 Ikat Dengan Karet Gelang
kok karet gelang sih?
Jadi setelah barang-barang tadi sudah dikumpukan,silahkan lipat dan rapikan untuk dimasukkan ke dalam tas,saya biasanya akan menggulung lagi lalu saya rapikan dengan karet gelang selain makin rapi di dalam tas,akan lebih mudah saat akan digunakan nantinya.


#4 Kemas Terpisah
Kalau tips sebelumnya lebih ke pakaian dan bawaan yang berbahan kain,untuk selain itu usahakan dikemas terpisah,seperti perlengkapan mandi,alat rias,dan gawai beserta kelengkapannya.biasanya saya menggunakan tas kecil khusus untuk barang-barang yang memang harus selalu saya akses,kartu-kartu dan beberapa uang tunai.


#5 Cek Kembali
Setelah semua barang sudah cukup rapi,silhkan cek lagi.biasanya kalau mengecek barang yang akan dibawa ini saya bukan cuman jadi tahu apa yang belum ada tapi juga biasanya ada barang dengan beberapa  peritmbangan malah batal dibawa,biasanya sih baju dan kerudung.


#6 Susun Dengan Rapi
Masing-masing orang punya cara berbeda dalam mengatur letak barang ke dalam tas bepergian atau koper,saya sendiri biasanya menyusun berdasarkan kapan penggunaan barang itu,jadi pakain-pakain yang akan dipakai belakangan akan saya letakkan di dasar,untuk perlengkapan lain semisal handuk dan tas-tas kecil yang isinya alat mandi,alat rias saya letakkan paling atas.


Saya tidak menjanjikan cara mengemas barang saya ini adalah cara yang sederhana tapi saya yakin ini bisa mengurangi kemungkinan barang yang penting akan ketinggaan,dan barang yang kurang diperlukan akan terbawa.
Tambahan lagi,ada baiknya jika bepergian jauh dan menggunakan transportasi umum usahakan tas atau koper kita ada pengamannya dan beri penanda agar mudah kita kenali,kita tidak pernah tahu ada berapa banyak tas ransel dengan merek dan warna yang sama di bagasi bandara atau berapa banyak orang yang menggunakan koper berwarna hitam saat bepergian.
oia kalau kalian ada tips yang berbeda,boleh dibagi disini...

happy traveling
semoga bermanfaat

Plus Minus Anak dan Internet

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
 
'Nan,nyalakan dule hotspotmu'
Pinta Alwi (adek bungsu saya yang baru kelas 3 SD) di suatu malam
Karena malam itu saya tahu kalau tugas sekolahnya sudah beres,maka permintanaanya dengan mudah saya kabulkan.
Pernah juga Alwi dengan sangat rewelnya sibuk dengan gadget (gawai) yang sepertinya dia sedang bermain game dan kalah.
Yup Alwi yang lahir di 2008 memang begitu cepat terfasilitasi dengan gawai,awalnya cuman terbiasa melihat kami kakak-kakaknya bermain game di komputer atau sedang mengerjakan tugas
Namanya anak-anak pasti punya rasa penasaran,tadinya saya berpikir ya kalau sekedar bermain permainan digital bukan masalah,toh juga ini bagian dari pembelajaran
Tapi semakin kesini rasanya...

 


Saya merasa kalau kebiasaan Alwi bermain game di gawainya mulai berlebihan.Seperti baru-baru ini saking asyiknya bermain dia sampai membuat alasan 'sakit' agar tak ke sekolah.Jelas saja taktiknya ini tidak mempan,mengingat mama sudah berpengalaman denga enam anak sebelumnya (hohoho).

Kalau sudah seperti ini biasanya mama akan ngomel-ngomel dan 'menyita' tabletnya dan akan dikembalikan kalau si adek selesai dengan 'kewajibannya' dan siklus ini terus berulang

Saya jadi berpikir,mungkin seharusnya si Alwi belum waktunya mengenal ponsel,tablet dan sejenisnya.
di tangannya alat-alat tadi hanya sebatas permainan,yang malah membuat dia jadi 'kecanduan'
ya sih anak-anak butuh bermain,tapi kan banyak permainan yang bisa dimainkan selain gawai tadi.
Sebenarnya fungsi gawai memang tidak sebatas hanya sarana hiburan bagi anak,seperti saat harus menjemput pulang sekolah fungsi komunikasinya jadi berguna.tapi untuk Alwi sendiri belum sampai seperti itu.Di salah satu artikel saya pernah membaca bagaimana dampak negatif yang bisa timbul dari gawai dan internet bagi anak

Dampak Negatif Gawai Terhadap Anak (sumber)
  • Kemajuan teknologi berpotensi membuat anak cepat puas dengan pengetahuan yang diperolehnya sehingga menganggap bahwa apa yang dibacanya di internet adalah pengetahuan yang terlengkap dan final
  • Kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan, maka generasi mendatang berpotensi untuk menjadi generasi yang tidak tahan dengan kesulitan
  • Kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan, maka generasi mendatang berpotensi untuk menjadi generasi yang tidak tahan dengan kesulitan
  • Kemajuan teknologi juga berpotensi mendorong anak untuk menjalin relasi secara dangkal
  • Mengalami penurunan konsentrasi
  • Mempengaruhi kemampuan menganalisa permasalahan
  • Malas menulis dan membaca
  • Penurunan dalam kemampuan bersosialisasi Ekternal dan internal
Dari apa yang saya baca di atas beberapa sudah nampak di adek  bungsu saya,tentu saja ini menjadi kekhawatiran saya,tapi apa iya menjauhkan teknologi kekinian ini adalah solusinya.
masih dari sumber yang sama,ternyata  gawai dan teknologi juga punya dampak positif yang jika dimanfaatkan dengan baik bukan tidak mungkin bisa membantu Anak dalam bersosialisasi,memperbarui informasi dan menambah kreatifitasnya.

Kembali lagi sepertinya ke orang-orang dewasa di sekitar anak,seperti yang terjadi pada adek saya yang tadinya 'akrab' dengan gawai dan teknologi karena kami kakaknya yang juga terbiasa menggunakan.kami juga yang harus mulai menularkan bagaimna menggunakn teknologi dengan bijak.
beberapa hal yang coba saya lakukan antara lain : membatasi memegang ponsel saat ada di dekatnya,mulai memberi tahu mana yang bisa diakses dan mana yang tidak perlu di akses (aplikasi game biasanya),mulai mengenalkan aplikasi yang cukup bermanfaat untuk dia utamanya yang ada kaitannya sama urusan belajar dan mengaji.yang paling ampuh sepertinya mengajak Alwi bermain di luar,biasanya saya rela panas-panasan demi agar supaya Alwi mau main di lapangan bola belakang rumah ketimbang melihat dia sibuk dengan game online-nya.

Kalau ditanya lagi jadi perlu atau tidak gawai buat anak-anak,saya rasa jawabnnya kembali ke orang dewasa disekitar anak,Siapkah kita
karena bagaimanapun kemajuan teknologi adalah keniscayaan,beradaptasi atau kita akan terisolasi....

Semoga bermanfaat

Tulisan ini saya ikut sertakan dalam program BAKU TANTANG BLOG dalam rangka menyambut 10 Tahun komunitas blogger makassar Anging Mammiri


 



 

Garda Medika Octobreast Bersama Love Pink Peduli dan Sadari

Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh

Bulan Oktober ini dikenal sebagai bulan kanker payudara,setiap tanggal 13 oktober lebih tepatnya,dikenal dengan no bra day dimana hari itu setiap wanita disarankan untuk tidak menggunakan Bra sebagai wujud solidaritas terhadap penderita kanker payudara,karena penggunaan bra dianggap sebagai salah satu pemicu penyakit mematikan ini.
Di Indonesia sendiri makin banyak  kampanye tentang kanker payudara,seperti tahun ini di tanggal 15 oktober saya dan beberapa teman-teman blogger mendapat kesempatan untuk menghadiri salah satu kegiatan kampanye tentang kanker payudara yang diadakan oleh Garda Medika bersama dengan Love Pink Indonesia yang bertajuk Garda Medika Octobreast.menariknya kegiatan ini dirangkaikan dengan nonton bersama Film Pinky Promise,sebuah film yang terinspirasi dari kisah para penderita kanker payudara di Indonesia.




Acaranya berlangsung di studio XXI Trans Mall Makassar,tempat yang cukup jauh dari tempat tinggal saya,tapi saya membulatkan tekad mengingat dari informasi yang disampaikan seorang teman,akan ada edukasi dan sharing tentang kanker payudara itu sendiri.Sebagai seorang perempuan saya merasa perlu untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang hal ini.
kenapa?

garda medika

Tadinya saya berpikir kalau acaranya akan seperti seminar pada umumnya,baru kemudian kita akan menonton bersama film pinky promise,ternyata ini berbeda.
Sesampainya saya di studio XXI,sudah banyak teman blogger yang sudah duduk manis,dan sepertinya bukan cuman dari komunitas blogger saja yang meramaikan acara ini,ada dari jurnalis,komunitas-komunitas dan tentunya teman-teman dari love pink indonesia.

Hal pertama yang saya lakukan adalah registrasi dan ternyata kita tidak hanya di undang untuk nonton bersama,karena selain ada talk show ada juga layanan cek gula darah gratis,dan ada juga photobooth.Ini salah satu area yang paling ramai,karena para undangan seperti saya dan teman-teman blogger sangat antusias untuk mengabadikan gambar sambil memegang properti yang  isinya slogan yang ada kaitannya dengan kampanye Octobreast

garda medika

Tidak terasa akhirnya pintu studio 4 yang jadi tempat pemutaran film pinky promise dibuka itu artinya kami para undangan dipersilahkan masuk,saya bergegas menuju kursi yang sesuai dengan tiket yang tadi telah dibagikan.
Pikiran saya kami akan langsung menonton film,dan setelah itu baru akan ada talk show,ternyata saya salah.
Setelah ruang studio 4 mulai di padati para undangan seorang perempuan yang bertindak sebgai MC menyapa kami sebagai tanda rangkaian acara ini telah di mulai.
Setelahnya MC mempersilahkan bapak Suasi dari Garda Medika untuk menjelaskan apa sih garda medika itu.
garda medika merupakan produk asuransi kesehatan dari asuransi Astra yang cukup mendukung sosialisasi bahaya kanker payudara dengan kampanya garda medika octobreast.tidak hanya itu garda medika juga mempunyai aplikasi yang support ke android dan ios untuk membantu menjaga kesehatan dan membantu gaya hidup sehat yaitu Medcare.

Setelahnya seorang lelaki yang ternyata dokter ini,diberi kesempatan untuk berbicara,dr Dodi mulai memaparkan fakta,yang jujur membuat saya sedikit merinding

Disampaikan bahwa kanker payudara menempati urutan pertama di Indonesia (12,9 % dari total kasus kanker) yang 30% penderita kanker payudara berusia kurang dari 40 tahun,dengan jumlah angka kejadian 21,5 per 100.000 penduduk Indonesia dan jumlah angka kematian 43% dari kasus.

Beberapa pemicu resiko kanker payudara juga dipaparkan,antaranya :

- Genetik
- Tidak memiliki anak atau hamil pertama di usia tua >35 tahun
- Menggunakan terapi hormon setelah menopouse.
- Tidak menyusui anak
- Alkoholik dan obesitas
- Early menstruation dan late menopause

Dan ternyata wanita karir berisiko terkena kanker payudara 70% dibanding ibu rumah tangga atau wanita yang hanya staff bawah (dr.tetyana pudrovska) yang disebabkan oleh karena wanita karir cenderung tidak menyusui,menunda kehamilan,sters karena beban kerjaan,paparan polusi udara,dan kurang tidur.

Adapun gejala-gejala kanker payudara yang biasa dirasakan penderita antara lain :
 - Bengkak pada seluruh atau sebagian payudara,
- Kulit iritasi
- Payuda terasa nyeri
- Puting susu terasa nyeri atau puting melesak kedalam
- Kulit pada payudara atau puting susu berwarna kemerahan
- Kulit bersisisk atau menebal seperti kulit jeruk
- Keluar cairan,darah dari puting.

Sampai pada penjelasan ini saya mulai merasa benar-benar harus memperhatikan kondisi fisik saya,sungguh saya tidak bisa membayangkan bagaimana teman-teman survivor kanker payudara begitu sangat kuat untuk melawan penyakit yang dari pemaparan dr Dodi saya sadari ini begitu berbahaya.

Tidak sampai pada itu saja dr.Dodi melanjutkan tentang tingkatan kanker payudara
pada tingkatan

o   kanker payuadara non invasif ada 2 tipe
     yaitu DCIS (ductal carcinoma in situ dan LCIS (lobular carcinoma  in situ)
I    kanker invasif kecil (ukuran tumor , 2 cm dan tidak menyerang kekenjar getah bening)
II   kanker invasif  (ukuran tumor 2-5 cm dan sudah menyerang kelenjar geah bening)
III  kanker invasif besar (ukuran tumor > 5 cmdan benjolan sudah menonjol ke permukaan kulit,pecah
      ataupun berdarah/bernanah.
IV  kanker sudah bermetastesis atau menyebar ke organ lain seperti paru-paru,liver,tulang ataupun otak.

Adapun tindakan medis yang bisa diambil adalah,pembedahan,Radioterapi dan kemoterapi.yang sebelumnya perlu dilakuan adalah biopsi,X-ray dada untuk mengetahui apakah kanker menyebar keparu-paru,scan tulang untuk mengetahu apakah kanker menyebar ke tulang.CT scan (computed tomography),MRI usg dan mamografi,PET scan ( positron emission tomography)
Tapi sebelum rngkaian pemeriksaan tadi sebenar kita bisa melakukan apa yang disebut SADARI yaitu periksa payudara sendiri

Selepas penjelasan dr Dodi tentang kanker payudara kita kemudian diajak berbincang dan berbagi pengalaman dari teman-teman Love Pink Indonesia,jujur saja saya tidak punya gambaran sebelumnya tentang komunitas ini,tapi kemudian mba tuty dan mutia  membagi pengalaman mereka bagaimana menghadapi kanker payudara, mulai dari perubahan emosi yang mereka rasakan ketika pertama kali dinyatakan positif terkena kanker payudara,kecemasan akankah sembuh atau tidak,kebimbangan memilih metode pengobatan,juga sikap orang-orang disekitar yang cukup mempengaruhi  semangat dalam menjalani rangkaina pemeriksaan sampai pada penangana medis lainnya.

Berlatar belakang pengalaman inilah mba mutia dan seorang temannya memprakarsai komunitas love pink yang pada tahun 2014,berkembang menjadi Yayasan Daya Dara Indonesia dengan kegiatan utama melakukan pendampingan bagi para pasien kanker payudara,serta menggiatkan kampanye deteksi dini kanker payudara melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi ke berbagai institusi, sekolah, kantor, kampus, dan komunitas.
Di tahun 2016, jumlah anggota Lovepink mencapai angka 500 terdiri dari pasien dan penyintas kanker payudara, sebagian besar berdomisili di Jakarta(sumber

Dari pemaparan mba mutia dan tuty saya jadi tahu bagaimana peran keluarga dan orang-orang terdekat bisa sangat membantu dalam proses penanganan kanker payudara,ya selain penanganan medis untuk fisik para penderita kanker payudara juga butuh dukungan positif untuk terus menjalani rangkaian pengobatan hingga peroses pemulihan yang memang tidak mudah,kita butuh saling menguatkan butuh dan saling memberi energi positif.
Salah satunya bisa dilakukan dengan bertemu dengan sesama pejuang kanker payudara,nah salah satunya komunitas love pink ini.
Di sesi tanya jawab antusias pengunjung sangat terasa,mungkin karena dari penjelasan-penjelan yang tadi cukup menggugah ke sadaran dan akhirnya menimbulkan pertanyaan-pertanyaan.
 
garda medika

garda medika


garda medika

Sesaat sebelum pemutaran film pinky promise,hadir dua sosok perempuan yang juga berperan sebagai tokoh sentral dalam film yang terinspirasi dari kisah-kisah para pejuang kanker payudara,mereka adalah Dea Ananda dan Dhea Seto,seketika ruang studio menjadi gaduh beberapa mendekat ke arah layar untuk berfoto bersama sang artis,saya yang kebetulan ada di deretan bawa juga ikut-ikutan numpang selfie (swafoto).
Setelah undangan kembali tertib,beberapa panitia menyebar,membagikan gelang berwarna coklat bertuliskan #gardamedicaoctobreast yang diminta untuk digunakan dipergelangan tangan kiri,lalu kita diminta lagi untuk saling menautkan kelingki,kehadiran dua artis pemeran film pinkyy promise juga ikut bersama dengan astra garda medika & love pink indonesia dan tentunya kami para undangan mengikrarkan
"Saya bersama Love Pink dan Garda Medika mendukung gerakan peduli kanker payudara"
Setelah itu barulah kita bersama-sama menikmati film pinky promise,yang terinspirasi dari kisah perjuangan teman-teman dari love pink,film ini menarik karena nilai edukasinya yang sarat tapi tidak ada kesan menggurui semuanya mengalir natural,tertuang dalam tokoh-tokoh yang berbeda-beda latar belakangnya tapi ternyata garis hidup mempersatukan mereka.
Sejalan dengan misi yang diemban Love Pink Indonesia dan Garda Medika,mengedukasi masyarakat tentang bahaya kanker payudara dan pentingnya pemeriksaan dini.

Di akhir acara pengumuman pemenang lomba live tweet dan kuis jadi hiburan tersendiri buat saya,setelah sepanjang film saya merasa tersentuh dan sibuk menyeka airmata.

semoga tulisan ini bermanfaat

garda medika

sumber
https://twitter.com
https://www.asuransiastra.com
http://image.slidesharecdn.com (gambar sadari)

Untold Story dari Akhir Pekan di Hotel Melia

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

masih lanjutan dari potingan sebelumnya

"Diselingi ngobrol-ngobrol seru makan malam kami pun berakhir dengan foto bersama dan setelah itu kembali ke kamar...tapi kami tidak langsung tidur
we must doing something ....
apa itu?"
hotel melia

Setelah sampai di kamar,saya dan Tenri masih belum mau tidur,mau  keluyuran juga hujan masih awet di luar sana jadi setelah obrolan yang cukup ribet,tatap-tatapan sampai jambak-jambakan kami berdua memutuskan ...
kita (drums roll).........Berenang 
padahalkan di luar hujan,tapi kolam renang Hotel melia ini semi  in door jadi bisa tetap berenang dengan nyaman meski lagi hujan (saya sendiri merasa senang melihat kilatan-kilatan petir tadi)
tidak lama kita berdua sudah siap dengan bikini   baju renang seadanya.

Bahkan Unincorn pun sayapnya hatinya Patah

Beruntungnya kolamnya lagi sepi (siapa juga yang senekat kami berenang  jam sembilan  malam),mungkin juga karena hujan.cuman ada dua petugas yang sibuk disekitar pintu masuk.setelah puas basah-basahan kami mencoba fasilitas saunanya,ini pertama kalinya buat saya.
Ruang sauna hotel Melia ada di tepi kolam renang tepat di sudut.Ruangannya tidak terlalu besar,hampir seperti yang biasa saya liat di film-film jepang.
saya dan Tenri menghabiskan waktu dengan ngobrol ini itu (baca Curhat) khas anak perempuan,sampai tiba-tiba si Tenri yang memang lagi rajin-rajinnya ikut Yoga,mengambil posisi push up sambil bilang

"cerita meki' kak saya dengar sambil nge-plank"

Yassalam anak ini
tidak cuman sampai disitu
lagi hening,mungkin pikiran kami berdua sedang berada jauh dari ruang hangat ini,jauuuh di tempat yang mungkin terlalu dingin dan banyak kenang membeku disana,tiba-tiba saya sadar

"eh tadi kita belum bilas terus masuk sini,jadi kapur maki ini"

Kemudian kita ganti-gantian ke kamar mandi yang ada di ruang sebelah,
kenapa ganti-gantian
biar mas-mas petugasnya tidak salah paham dan pemanas ruang saunanya dimatikan.hahaha
setelah merasa cukup hangat dan sadar kalo malam makin larut kami beranjak ke kamar,mau mandi kemudian tidur (ini rencananya)

Tapi yang ada pas sampai kamar dan beres bersih-bersih,kami berdua sibuk dengan smartphone
saya asyik bercerita dengan seorang teman sambil liat-liat streaming video begitu juga dengan Tenri,kami sibuk dengan dunia masing-masing.
selang berapa lama saya beranjak ke tempat tidur,si Tenri masih asyik teleponan,saya yang dari tadi mendengar sekilas nama-nama yang kayaknya saya kenal deh,menunggu tenri selesai,hohhoh (naluri wanita ya)
"ten,yang kamu maksud si ini ya?" (nama disamarkan ya)
"kita kenal kak?"
... kemudian kita jambak-jambakan...
Tenang,obrolan kami tidak berakhir chaos,kita malah ketawa karena hal ini,bagaimana bisa dunia begitu 'kecil' dan karena malam sudah sangat larut,sedang pagi nanti kami harus kembali ke aktifitas masing,tidur adalah hal yang paling tepat,meski buat saya rasa kantuk itu hilang entah sejak kapan.
"kak ratna pasang alarm nah"
Tenri mengingatkan,besok dia ada rapat soalnya
saya tidak punya kebiasaan dibangunkan dengan alarm,karena biasanya saya akan lebih dulu bangun sebelum alarm berbunyi. jadi permintaan tenri yang ini saya abaikan,lampu di matikan dan....


Pukul lima pagi lewat sedikit saya terbangun,dan kata yang pertama saya ucapkan adalah namamu
"Ten,pagimi "
Setelah kami berdua sadar dan sudah segar kami bergegas ke Merkado restaurant,aktifitas berenang,curhat,ketawa-ketawa tadi malam sepertinya menguras tenaga kami,dan pagi itu jadilah saya dan Tenri dua perempuan kece yang kelaparan tapi berada ditempat yang tepat

Suasana restoran Hotel Melia pagi itu masih sepi,hanya ada beberapa orang yang duduk menikmati sarapannya,kami berdua memilih dudk di area indoor tapi dekart dinding kaca,bisa sambil menikmati hiruk pikuk orang yang mulai beraktifitas diluar sana.

Setelah berkeliling melihat sajian sarapan yang disediakan,di meja kami sudah ada beberapa kudapan,selain rasanya yang enak penyajiananya yang 'lucu' bikin selera makan kami ada di level yang paling baik (baca:kalap)
Sebenarnya saya penasaran dengan menu kudapan khas spanyol yang biasanya disajikan saat sarapan.
tapi sepertinya pagi itu tidak ada..
hotel melia
healthy first
hotel melia
pilihan tepat
hotel melia
bukan rujak ya
hotel melia
ada soy milk-nya
hotel melia
saya pilih yang blueberry
hotel melia
ini enak
hotel melia
pancake and waffle
hotel melia
topingnya lengkap
hotel melia
fresh
Disela-sela menikmati sarapan kami berdua sibuk berfotoria,dan sekali lagi saya merasa kagum dengan kesigapan petugas hotel yang dengan ramah menawakan untuk memotret kami berdua,kemarin sore di lantai 20 the society juga ada petugas yang menawarkan untuk memotretkan kami.jadi kalau lagi menghabiskan waktu di Hotel Melia tidak usah khawatir untuk meminta tolong untuk diphotokan.oia selama di Hotel Melia saya yang 'apa-apa nanya dulu' ini sangat tertolong dengan customer care-nya yang ramah dan cukup teman satu tombol,dak perlu menunggu lama informasi yang saya butuhkan langsung terjawab 'one stop info' deh.

Setelah sarapan Tenri langsung ke kantornya,saya kembali ke kamar,dan siap-siap check out juga.
pengalaman berakhir pekan di Hotel Melia ini memberi semangat baru buat saya,pengalaman baru dan tentu cerita yang sudah saya bagikan di blog ini.


so,see you