Ibu Ibu Doyan Nulis,Menulis dan Menginspirasi

9/08/2016 05:21:00 PM ratna rahmat 0 Comments

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tulisan ini harusnya sudah lama saya posting tapi entah kenapa terlewatkan
Sebagai rasa pertanggung jawaban maka meski sangat telat akan tetap saya share,karena kopdar yang terlaksana di bulan Agustus kemarin cukup istemewa.
di bulan Agustus tepatnya di tanggal 13,pagi itu saya sudah berada di salah satu rumah makan di jalan perintis kemerdekaan,hari tu ada dua agenda di lokasi yang sama,syukurlah.
saat akhir pekan rasanya sangat berat hati untuk beraktifitas di pagi hari,pastinya lebih memilih di rumah saja bersantai atau menyelesaikan tugas rumahan yang ada.Tapi acara pagi itu buat saya menjadi sangat penting,sehingga saya berusaha untuk datang tepat waktu,satu hal yang masih sulit untuk saya.
sampai di parkiran saya sudah melihat beberapa wajah yang familiar,sedikit bersyukur artinya saya tidak telat.

ibu ibu doyan nulis

 Bergegas kedalam gedung dan langsung menuju lantai dua,tempat acara akan berlangsung.
sampai di ruang pertemuan set untuk acara kedua (yang sebenanarnya jadi inti acara hari ini) sudah siap.
dalam ruangan sudah ada beberapa teman blogger yang datang lebih dulu.
lalu apa istemawanya kopdar kali

Buat saya yang baru gabung di komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) kegiatan kopdar slalu saya manfaatkan buat lebih mengenal anggota yang lain dan pastinya belajar hal-hal baru juga tentang dunia blog.
Beberapa kali saya dibuat terkagum-kagum dengan kisah teman-teman di IIDN mulai dari yang semangat menulisnya konsisten,langganan juara lomba,sudah menerbitkan buku,bahkan jalan-jalan kemana-mana sebagai seorang blogger.kagum

Hari itu kopdar kami jadi lebih istimewa lagi karena sang founder hadir,yap bu indari Mastuti (akrab disapa teteh) berkesempatan ke Makassar,dan tentunya menyempatkan untuk bertemu langsung dengan kami (IIDN makassar).
dikesempatan ini teh indari banyak bercerita tentang komunitas IIDN dan IIDB yang tentunya membuka wawasan baru bagi saya tentang kegiatan menulis yang ternyata bisa dikembangkan menjadi bisnis penulisan.
hal yang tentunya menjadi nilai lebih bagi kami yang hobby menulis ini.beberapa hal yang saya sempat serap selama ngobrol-ngobrol dengan teh indari akan saya bagikan semampu saya ya

ibu ibu doyan nulis
saling berbagi pengalaman
 Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis ini lahir pada 24 Mei 2010 yang dilatarbelakangi keinginan untuk meningkatkan produktivitas para ibu di berbagai hal khususnya menulis tapi pada pergerakannya komunitas yang kini sudah berjumlah lebih dari 10 ribu member yang tersebar di seluruh dunia mulai mendorong berbagai keterampilan di berbagai bidang,salah satunya dengan adanya Ibu Ibu Doyan Bisnis (IIDB) karena dari sekian anggota IIDN banyak yang ternyata tertarik dan menggeluti bisnis dan IIDB berkembang dengan cepat dibanding IIDN mengingat menulis merupakan kegiatan yang prosesnya panjang sedang bisnis untungnya lebih cepat.perputaran modalnya cepat,dan ibu-ibu cenderung suka ini.
Teh Indari juga memulai bisnis penulisannya dengan proses yang cukup memakan waktu dimulai sejak tahun 1996 sebagai kntributor di berbagai majalah remaja
"jangan lihat sekarang,tapi lihat prosesnya"
saya mengutip kalimat teh indari yang memang perlu direnungkan,bagimana preoses adalah
 'harga' yang perlu kita  bayar,
 'jarak' yang perlu kita tempuh
untuk sampai pada titik yang akan membentuk kesuksesan kita.

Tahun 2013 saat jumlah anggota IIDN sekitar 1600an dibuatlah Sekolah Perempuan (online),karena menurut teh Indari meski di grup FB ada berbagai tips penulisan namun masih dirasa kurang efektif belum lagi jumlah anggota yang cukup banyak tapi buku yang baru dicetak masih sedikit.kemajuan media sosial membuat tantangan tersendiri bagi penulis-penulis yang tergabung di IIDN khususnya karena jika tidak bisa mengembangkan diri dan beradptasi dengan kemajuan yang adapastinya kita akan tertinggal,Nah di Sekolah Perempuan ini tidak sekedar mengajarkan bagaimana menulis tapi juga diarahkan untuk memikirkan  'what a next',juga  tentang bagaimana menawarkan kepenerbit,bagaimana merawat buku,dan self branding,hingga bagaimana agar kita siap membangun bisnis penulisan.(sampai sini saya makin kagum dengan teh Indari)

Sekolah Perempuan punya kurikulum khusus untuk hal itu dan sampai saat ini (bulan agustus) sudah sampai gelombang 14 dan diantaranya sudah ada yang membangun bisnis penulisan sendiri.
Untuk menertibkan database dari IIDN dan IIDB yang jumlahnya mencapai belasan ribu dan sepertinya akan terus bertambah.kemudian di buatlah Makpintar.asia di tahun 2015
portal ini bukanlah komunitas melainkan media online yang tujuannya untuk membagikan aktifitas perempuan memperluas net working dan pastinya sebagai database dari IIDN dan IIDB.
Di portal emakpintar kita juga bisa menulis dan tiap tiga bulan sekali tehIndari akan hunting beberapa penulis  yang aktif untuk kemudian diajak bekerjasama,dan sudah ada beberapa yang langsung di kontrak  indscript.

Selain bercerita tentang IIDN dan bisnis penulisan yang teh Indari rintis,teteh yang ramah dan penuh semangat ini juga tak lupa mengingatkan untuk memperhatikan Blog kita dari sisi 'performanya" (saya tidak tahu harus membahasakannya seperti apa) intinya selain komitmen dengan konten dan networking sesama penulis dan pebisnis penulisan,Blog kita juga mesti di akrabkann dengan mesin pencarian.hari itu teh Indari bercerita tetang Alexa dan Adsense (PR nih)

setelah teh Indari membagi pengalaman dan ilmunya dengan kami,pertemuan pagi itu yang cukup santai dan hangat berakhir dengan,oleh-oleh dari seorang angggota IIDN makassar yang berdomisili di sengkang kak Ida Sulawati,melalui kak Abby kita yang hadir pagi itu masing-masing diberi kain sutera khas sengkang dengan corak yang indah.Senangnya
meski waktunya cukup singkat,tapi bisa langsung bertemu dengan teh Indari yang sangat inspiratif ini membuat saya makin berkomitmen dengan apa yang sudah saya mulai,meski akan melalui proses yang entah seberapa panjang nantinya.
dan dari Kopdar pagi itu saya belajar bagaimana dengan menulis kita (ibu-ibu,perempuan) bisa menginspirasi banyak orang.bisa bertemu banyak orang berbagi pengalaman dan berbagi ilmu bersama.

oh iya ini profil dari founder Ibu-Ibu Doyan Nulis(sumber)

Indari Mastuti, memiliki nama lengkap Indari Mastuti Rezki Resmiyati Soleh Addy. 
Lahir di Bandung, 9 Juli 1980
Merupakan entrepreneur di bidang jasa copywriting dengan brand Indscript Creative.
Serta memiliki usaha konsultasi dan pembentukan Personal Brand dengan nama Indscript Personal Branding. Menulis lebih dari 50 judul buku yang tersebar di berbagai penerbitan di Indonesia serta menetaskan ratusan artikel sejak tahun 1996.
Indari pada saat ini sukses mengawal dua komunitas perempuan yaitu Ibu-ibu Doyan Nulis yang berjumlah 10.559 orang dan Ibu-Ibu Doyan Bisnis berjumlah 11.475 orang. 
Selain mengembangkan bisnis serta dua komunitasnya ini, Indari juga tercatat sebagai pengurus di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan pengurus di Indonesia Marketing Association (IMA).
Pada tahun 2013, Indari melaunching Sekolah Perempuan, sebuah sekolah yang diperuntukkan bagi ibu rumah tangga.
Bisnis dan komunitas yang dikawalnya telah membuat Indari mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi di Indonesia, seperti Perempuan Inspiratif Nova (2010), Finalis Kusala Swadaya (2011), Juara 2 Wirausaha Muda Mandiri (2012), Perempuan Terinspiratif Indonesia Majalah Kartini (2012), Finalis Wanita Wirausaha Femina (2012), Juara 3 Kartini Awards (2012), Finalis Kartini Next Generation (2012), 100 Perempuan Pilihan Indonesia Mengubah Dengan Cinta SunLight (2013), dan Juara I Sekar Womenpreneur (2012). Untuk menghubungi Indari bisa melalui email di indscript.creative@gmail.com


ibu ibu doyan nulis
obrolan yang santai
ibu ibu doyan nulis
sutra sengkang  dari kak ida Sulawati
sampai bertemu di Kopdar selanjutnya

You Might Also Like

0 komentar: