Untold Story dari Akhir Pekan di Hotel Melia

10/28/2016 08:30:00 AM ratna rahmat 0 Comments

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

masih lanjutan dari potingan sebelumnya

"Diselingi ngobrol-ngobrol seru makan malam kami pun berakhir dengan foto bersama dan setelah itu kembali ke kamar...tapi kami tidak langsung tidur
we must doing something ....
apa itu?"
hotel melia

Setelah sampai di kamar,saya dan Tenri masih belum mau tidur,mau  keluyuran juga hujan masih awet di luar sana jadi setelah obrolan yang cukup ribet,tatap-tatapan sampai jambak-jambakan kami berdua memutuskan ...
kita (drums roll).........Berenang 
padahalkan di luar hujan,tapi kolam renang Hotel melia ini semi  in door jadi bisa tetap berenang dengan nyaman meski lagi hujan (saya sendiri merasa senang melihat kilatan-kilatan petir tadi)
tidak lama kita berdua sudah siap dengan bikini   baju renang seadanya.

Bahkan Unincorn pun sayapnya hatinya Patah

Beruntungnya kolamnya lagi sepi (siapa juga yang senekat kami berenang  jam sembilan  malam),mungkin juga karena hujan.cuman ada dua petugas yang sibuk disekitar pintu masuk.setelah puas basah-basahan kami mencoba fasilitas saunanya,ini pertama kalinya buat saya.
Ruang sauna hotel Melia ada di tepi kolam renang tepat di sudut.Ruangannya tidak terlalu besar,hampir seperti yang biasa saya liat di film-film jepang.
saya dan Tenri menghabiskan waktu dengan ngobrol ini itu (baca Curhat) khas anak perempuan,sampai tiba-tiba si Tenri yang memang lagi rajin-rajinnya ikut Yoga,mengambil posisi push up sambil bilang

"cerita meki' kak saya dengar sambil nge-plank"

Yassalam anak ini
tidak cuman sampai disitu
lagi hening,mungkin pikiran kami berdua sedang berada jauh dari ruang hangat ini,jauuuh di tempat yang mungkin terlalu dingin dan banyak kenang membeku disana,tiba-tiba saya sadar

"eh tadi kita belum bilas terus masuk sini,jadi kapur maki ini"

Kemudian kita ganti-gantian ke kamar mandi yang ada di ruang sebelah,
kenapa ganti-gantian
biar mas-mas petugasnya tidak salah paham dan pemanas ruang saunanya dimatikan.hahaha
setelah merasa cukup hangat dan sadar kalo malam makin larut kami beranjak ke kamar,mau mandi kemudian tidur (ini rencananya)

Tapi yang ada pas sampai kamar dan beres bersih-bersih,kami berdua sibuk dengan smartphone
saya asyik bercerita dengan seorang teman sambil liat-liat streaming video begitu juga dengan Tenri,kami sibuk dengan dunia masing-masing.
selang berapa lama saya beranjak ke tempat tidur,si Tenri masih asyik teleponan,saya yang dari tadi mendengar sekilas nama-nama yang kayaknya saya kenal deh,menunggu tenri selesai,hohhoh (naluri wanita ya)
"ten,yang kamu maksud si ini ya?" (nama disamarkan ya)
"kita kenal kak?"
... kemudian kita jambak-jambakan...
Tenang,obrolan kami tidak berakhir chaos,kita malah ketawa karena hal ini,bagaimana bisa dunia begitu 'kecil' dan karena malam sudah sangat larut,sedang pagi nanti kami harus kembali ke aktifitas masing,tidur adalah hal yang paling tepat,meski buat saya rasa kantuk itu hilang entah sejak kapan.
"kak ratna pasang alarm nah"
Tenri mengingatkan,besok dia ada rapat soalnya
saya tidak punya kebiasaan dibangunkan dengan alarm,karena biasanya saya akan lebih dulu bangun sebelum alarm berbunyi. jadi permintaan tenri yang ini saya abaikan,lampu di matikan dan....


Pukul lima pagi lewat sedikit saya terbangun,dan kata yang pertama saya ucapkan adalah namamu
"Ten,pagimi "
Setelah kami berdua sadar dan sudah segar kami bergegas ke Merkado restaurant,aktifitas berenang,curhat,ketawa-ketawa tadi malam sepertinya menguras tenaga kami,dan pagi itu jadilah saya dan Tenri dua perempuan kece yang kelaparan tapi berada ditempat yang tepat

Suasana restoran Hotel Melia pagi itu masih sepi,hanya ada beberapa orang yang duduk menikmati sarapannya,kami berdua memilih dudk di area indoor tapi dekart dinding kaca,bisa sambil menikmati hiruk pikuk orang yang mulai beraktifitas diluar sana.

Setelah berkeliling melihat sajian sarapan yang disediakan,di meja kami sudah ada beberapa kudapan,selain rasanya yang enak penyajiananya yang 'lucu' bikin selera makan kami ada di level yang paling baik (baca:kalap)
Sebenarnya saya penasaran dengan menu kudapan khas spanyol yang biasanya disajikan saat sarapan.
tapi sepertinya pagi itu tidak ada..
hotel melia
healthy first
hotel melia
pilihan tepat
hotel melia
bukan rujak ya
hotel melia
ada soy milk-nya
hotel melia
saya pilih yang blueberry
hotel melia
ini enak
hotel melia
pancake and waffle
hotel melia
topingnya lengkap
hotel melia
fresh
Disela-sela menikmati sarapan kami berdua sibuk berfotoria,dan sekali lagi saya merasa kagum dengan kesigapan petugas hotel yang dengan ramah menawakan untuk memotret kami berdua,kemarin sore di lantai 20 the society juga ada petugas yang menawarkan untuk memotretkan kami.jadi kalau lagi menghabiskan waktu di Hotel Melia tidak usah khawatir untuk meminta tolong untuk diphotokan.oia selama di Hotel Melia saya yang 'apa-apa nanya dulu' ini sangat tertolong dengan customer care-nya yang ramah dan cukup teman satu tombol,dak perlu menunggu lama informasi yang saya butuhkan langsung terjawab 'one stop info' deh.

Setelah sarapan Tenri langsung ke kantornya,saya kembali ke kamar,dan siap-siap check out juga.
pengalaman berakhir pekan di Hotel Melia ini memberi semangat baru buat saya,pengalaman baru dan tentu cerita yang sudah saya bagikan di blog ini.


so,see you

You Might Also Like

0 komentar: