Plus Minus Anak dan Internet

11/10/2016 10:51:00 PM ratna rahmat 0 Comments

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
 
'Nan,nyalakan dule hotspotmu'
Pinta Alwi (adek bungsu saya yang baru kelas 3 SD) di suatu malam
Karena malam itu saya tahu kalau tugas sekolahnya sudah beres,maka permintanaanya dengan mudah saya kabulkan.
Pernah juga Alwi dengan sangat rewelnya sibuk dengan gadget (gawai) yang sepertinya dia sedang bermain game dan kalah.
Yup Alwi yang lahir di 2008 memang begitu cepat terfasilitasi dengan gawai,awalnya cuman terbiasa melihat kami kakak-kakaknya bermain game di komputer atau sedang mengerjakan tugas
Namanya anak-anak pasti punya rasa penasaran,tadinya saya berpikir ya kalau sekedar bermain permainan digital bukan masalah,toh juga ini bagian dari pembelajaran
Tapi semakin kesini rasanya...

 


Saya merasa kalau kebiasaan Alwi bermain game di gawainya mulai berlebihan.Seperti baru-baru ini saking asyiknya bermain dia sampai membuat alasan 'sakit' agar tak ke sekolah.Jelas saja taktiknya ini tidak mempan,mengingat mama sudah berpengalaman denga enam anak sebelumnya (hohoho).

Kalau sudah seperti ini biasanya mama akan ngomel-ngomel dan 'menyita' tabletnya dan akan dikembalikan kalau si adek selesai dengan 'kewajibannya' dan siklus ini terus berulang

Saya jadi berpikir,mungkin seharusnya si Alwi belum waktunya mengenal ponsel,tablet dan sejenisnya.
di tangannya alat-alat tadi hanya sebatas permainan,yang malah membuat dia jadi 'kecanduan'
ya sih anak-anak butuh bermain,tapi kan banyak permainan yang bisa dimainkan selain gawai tadi.
Sebenarnya fungsi gawai memang tidak sebatas hanya sarana hiburan bagi anak,seperti saat harus menjemput pulang sekolah fungsi komunikasinya jadi berguna.tapi untuk Alwi sendiri belum sampai seperti itu.Di salah satu artikel saya pernah membaca bagaimana dampak negatif yang bisa timbul dari gawai dan internet bagi anak

Dampak Negatif Gawai Terhadap Anak (sumber)
  • Kemajuan teknologi berpotensi membuat anak cepat puas dengan pengetahuan yang diperolehnya sehingga menganggap bahwa apa yang dibacanya di internet adalah pengetahuan yang terlengkap dan final
  • Kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan, maka generasi mendatang berpotensi untuk menjadi generasi yang tidak tahan dengan kesulitan
  • Kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan, maka generasi mendatang berpotensi untuk menjadi generasi yang tidak tahan dengan kesulitan
  • Kemajuan teknologi juga berpotensi mendorong anak untuk menjalin relasi secara dangkal
  • Mengalami penurunan konsentrasi
  • Mempengaruhi kemampuan menganalisa permasalahan
  • Malas menulis dan membaca
  • Penurunan dalam kemampuan bersosialisasi Ekternal dan internal
Dari apa yang saya baca di atas beberapa sudah nampak di adek  bungsu saya,tentu saja ini menjadi kekhawatiran saya,tapi apa iya menjauhkan teknologi kekinian ini adalah solusinya.
masih dari sumber yang sama,ternyata  gawai dan teknologi juga punya dampak positif yang jika dimanfaatkan dengan baik bukan tidak mungkin bisa membantu Anak dalam bersosialisasi,memperbarui informasi dan menambah kreatifitasnya.

Kembali lagi sepertinya ke orang-orang dewasa di sekitar anak,seperti yang terjadi pada adek saya yang tadinya 'akrab' dengan gawai dan teknologi karena kami kakaknya yang juga terbiasa menggunakan.kami juga yang harus mulai menularkan bagaimna menggunakn teknologi dengan bijak.
beberapa hal yang coba saya lakukan antara lain : membatasi memegang ponsel saat ada di dekatnya,mulai memberi tahu mana yang bisa diakses dan mana yang tidak perlu di akses (aplikasi game biasanya),mulai mengenalkan aplikasi yang cukup bermanfaat untuk dia utamanya yang ada kaitannya sama urusan belajar dan mengaji.yang paling ampuh sepertinya mengajak Alwi bermain di luar,biasanya saya rela panas-panasan demi agar supaya Alwi mau main di lapangan bola belakang rumah ketimbang melihat dia sibuk dengan game online-nya.

Kalau ditanya lagi jadi perlu atau tidak gawai buat anak-anak,saya rasa jawabnnya kembali ke orang dewasa disekitar anak,Siapkah kita
karena bagaimanapun kemajuan teknologi adalah keniscayaan,beradaptasi atau kita akan terisolasi....

Semoga bermanfaat

Tulisan ini saya ikut sertakan dalam program BAKU TANTANG BLOG dalam rangka menyambut 10 Tahun komunitas blogger makassar Anging Mammiri


 



 

You Might Also Like

0 komentar: